Coretan-coretan kecil
Friday, August 16, 2013
waktu lagi baca-baca halaman disebuah akun facebook, ga sengaja nemu ini kata rasanya pas kali sm hati hihihi,,,
makanya ini kata-kata di copas aja kemari,, gapapakan,,
UNTUK SEBUAH HATI ,,,UNTUKMU YANG DI SANA
Ku mengenalmu bukan lewat mata...
Lewat jiwa yang tulus aku tahu siapa dirimu....
Bukan harta,bukan jabatan, bukan kedudukan dan segala apa yang ada pada dirimu yang mampu meluluhkan hatiku..
Untukmu sebuah hati yang masih kusimpan rapat dalam relung qalbuku..
Andai cinta mampu kurangkai lewat logika, tentu diriku mampu memberi cukup alasan tuk meyakinkanmu..
Andai cinta mampu ku hapus dari relung hatiku, tentu tak kan membekas lara..
Sungguh..diri ini tak mampu menepis segala rasa..mau dilabuhkan kepada siapa diri ini tak pernah meminta..sejatinya hati ini milik_Nya hanya Dia yang berhak mengatur segalanya..
Untukmu sebuah hati yang belum mampu kujanjikan apa-apa..
Semoga dirimu memahami, hati ini begitu mudah terbolak-balik.Akankah cinta ini kan bertahan untuk selamanya atau hadir menyapa hanya sesaat saja yang kan melebur seiring perjalanan masa.
Akankah rasa ini hanya ujian bagi kita, yang kan pupus manakala taqdir memisahkan kita..
Untukmu sebuah hati yang terangkai dalam untaian do’a..
Andai dirimu yang Allah pilihkan untuk diriku...
Ingin kubisikkan padamu..diri ini mungkin tak seindah sebagaimana anganmu yang memiliki kesabaranAsiah,kelembutan Khadijah, ketabahan Fatimah dan kecantikan Aisyah.
Namun dengan hadirnya dirimu kuberharap kita mampu laksana tali yang saling menguatkan.
Demikian pula denganku,semogadiri ini mampu menerima apapun sosok dirimu dengan keridhaan.....Aamiin Ya Allah ..
kalimat panjang ini ditujukan kepadamu yang di sana "A**** P*******"
smoga kamu orang yang dikirim Allah untuk orang yang tidak sempurna ini ^_^
Wednesday, July 17, 2013
Wednesday!!!hari ke-8 Ramadhan,,,,, gakerasa udah 8 hari pula puasa dilaksanakan, dan inti dari tulisan ini yaitu pengalaman bersejarah bagi aku dan teman-teman seprofesi sebagai "GURU" dan tak lupa ditambahkan dengan kata "PPL" sebagai pendampingnya, menjadi "GURU PPL". :) :) . ya, ini hari ke-3 kami di sekolah untuk program ini, program yang akan menjadi langkah kecil kami menuju profesi mulia itu,
HITAM PUTIH.....
yah, itulah seragam kami dalam misi besar ini,(besar dalam hati kami sendiri), sebagian murid mencoba berlapang dada menerima kami, sebagian lagi terlihat mencemo'oh, sebagian lagi biasa-biasa aja,sebagian besar terlihat antusias (smoga ini benar adanya)hahaha, mungkin ini ujian kenaikan kelas pribadi kali ya,,,keep spirit aja.
dalam tulisan ini saya hanya ingin membagi cerita ppl khusus kelompok kami, ga masalah kan??? tentu saja tidak, karena cuma yg di sini yang aku tau, di sekolah lain??? ya silahkan tanya teman yang lain,,,,
senin pagi, kami diantar ke sekolah dan diserahkan oleh dosen pembimbing ke pihak sekolah,tak tanggung-tanggung, kami didudukkan menghadap ke seluruh guru,oh Ya Allah!! lumayan bikin grogi, sebagian besar kurasa tanganku dan tangan teman-teman seperjuanganku terasa dingin ketika bersalaman, dan setelah penyerahan kami disuruh untuk menghadap guru pamong,,,setelah itu kami "bingung massal" bingung harus ngapain, canggung dalam bergerak, wong biasanya klo berhadapan dengan guru, kita hanya sebagai murid, nah ini, kita sebagai pre-teacher,
nah pada hari ke-3 ini saya perhatikan para pre-teacher ini semakin mantap saja menata kepingan-kepingan pribadi guru yang harus ditampilkan,
ya!!! semoga para pre-teacher ini suatu hari, dalam waktu singkat, dalam momen yang tepat dan dalam kesempatan yang dekat segera menjadi GURU sebenar-benarnya!!! amiiinnnnnn
tulisan ini aku dedikasikan untuk seluruh mahasiswa PPL ,,,,semangat guru PPL!!!!hidup guru PPL!!!
Wednesday, January 9, 2013
Blog pertama di tahun 2013,,,,
eh ga jadi ternyata kiamatnya ya,,, atau ditunda,,,ahaha,,, suku Maya,
Kiamat gak kiamat mari kita ngeblog aja,
Sering kita merasakan bahwa hidup ini tidak adil dan seolah hanya kita sendiri yang hanyut dalam lautan duka, come on guys!!! bukan kita saja yang punya masalah, semua orang itu punya masalah masing-masing dan kadar dan jenisnya berbeda-beda. Syukuri hidup sekarang ini, maka segalanya akan indah, dan tak dapat kita pungkiri bahwa batin akan menjerit ketika kita tak sanggup lagi menahan semua permasalahan yang kita hadapi dan satu-satunya obat penawar di kala hidup tak sedamai yang kita inginkan hanyalah dengan bersabar. ops bukan menceramahi yah,,,,,tapi hanya ingin membuka pikiran teman-teman pembaca saja, karena dibalik semua ujian dan cobaan yang Allah berikan kepada kita tidaklah sia-sia,Allah ingin melihat sejauh mana kita mampu bertahan dengan usaha kita yang maksimal. well,,, tanyai diri kita, sudah cukup sabarkah kita menghadapi hidup?? sudahkah kita mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita? Sombong sekali rasanya jika kita tak pernah bersyukur kepada-Nya.
Teman-teman pembaca yang terhormat,, ecieeee,,,, banyak dari kita yang suka update status gak jelas, hihihi,, maaf banget kalo ada yang merasa, berdasarkan penelitian saya sendiri, 70 persen teman di salah satu jejaring sosial saya satatusnya berisi keluhan tentang hidup. contohnya bisa dilihat teman-teman lihat sendiri.
teman-teman yang budiman janganlah suka mengeluh, jangan mengeluh karena panas, jika tidak ada panas kita tidak akan merasakan nikmatnya sejuk, jangan mengeluh karena mati lampu karena jika tidak demikian sebagian orang tak akan merasakan ketenangan, jadi belajarlah mensyukuri hidup.
Salah satu cara paling sederhana untuk mensyukuri hidup yaitu makanlah secukupnya sehingga tidak ada ,makanan yang bersisa yang akhirnya dibuang begitu saja, padahal jika kita lihat ada banyak saudara kita yang hanya dapat makan sekali tiga hari, sekali seminggu atau bahkan tidak makan selama berhari-hari, sekian banyak saudara kita yang kelaparan, betapa banyak anak-anak menderita busung lapar,coba hayati hal ini, masihkah kita akan membuang-buang makanan, kadangkala jika kita membeli makanan dan rasanyanya kurang enak atau tidak sesuai dengan keinginan kita, kita akan langsung membuangnya begitu saja.sekaranglah saatnya untuk kita merubah diri.
Teman-teman selalulah bersemangat jalani hari-hari indah kita, ingatlah bahwa matahari akan bersinar sepanjang hari untuk kita, ketika kita berduka ingatlah bahwa Allah ada bersama kita, dan di kala kita bahagia janganlah melupakan-Nya. Selalu bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan dan apa yang telah Allah berikan kepada kita.
Well,,, pelajaran apa yang kita dapat hari ini????
eh ga jadi ternyata kiamatnya ya,,, atau ditunda,,,ahaha,,, suku Maya,
Kiamat gak kiamat mari kita ngeblog aja,
Sering kita merasakan bahwa hidup ini tidak adil dan seolah hanya kita sendiri yang hanyut dalam lautan duka, come on guys!!! bukan kita saja yang punya masalah, semua orang itu punya masalah masing-masing dan kadar dan jenisnya berbeda-beda. Syukuri hidup sekarang ini, maka segalanya akan indah, dan tak dapat kita pungkiri bahwa batin akan menjerit ketika kita tak sanggup lagi menahan semua permasalahan yang kita hadapi dan satu-satunya obat penawar di kala hidup tak sedamai yang kita inginkan hanyalah dengan bersabar. ops bukan menceramahi yah,,,,,tapi hanya ingin membuka pikiran teman-teman pembaca saja, karena dibalik semua ujian dan cobaan yang Allah berikan kepada kita tidaklah sia-sia,Allah ingin melihat sejauh mana kita mampu bertahan dengan usaha kita yang maksimal. well,,, tanyai diri kita, sudah cukup sabarkah kita menghadapi hidup?? sudahkah kita mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita? Sombong sekali rasanya jika kita tak pernah bersyukur kepada-Nya.
Teman-teman pembaca yang terhormat,, ecieeee,,,, banyak dari kita yang suka update status gak jelas, hihihi,, maaf banget kalo ada yang merasa, berdasarkan penelitian saya sendiri, 70 persen teman di salah satu jejaring sosial saya satatusnya berisi keluhan tentang hidup. contohnya bisa dilihat teman-teman lihat sendiri.
teman-teman yang budiman janganlah suka mengeluh, jangan mengeluh karena panas, jika tidak ada panas kita tidak akan merasakan nikmatnya sejuk, jangan mengeluh karena mati lampu karena jika tidak demikian sebagian orang tak akan merasakan ketenangan, jadi belajarlah mensyukuri hidup.
Salah satu cara paling sederhana untuk mensyukuri hidup yaitu makanlah secukupnya sehingga tidak ada ,makanan yang bersisa yang akhirnya dibuang begitu saja, padahal jika kita lihat ada banyak saudara kita yang hanya dapat makan sekali tiga hari, sekali seminggu atau bahkan tidak makan selama berhari-hari, sekian banyak saudara kita yang kelaparan, betapa banyak anak-anak menderita busung lapar,coba hayati hal ini, masihkah kita akan membuang-buang makanan, kadangkala jika kita membeli makanan dan rasanyanya kurang enak atau tidak sesuai dengan keinginan kita, kita akan langsung membuangnya begitu saja.sekaranglah saatnya untuk kita merubah diri.
Teman-teman selalulah bersemangat jalani hari-hari indah kita, ingatlah bahwa matahari akan bersinar sepanjang hari untuk kita, ketika kita berduka ingatlah bahwa Allah ada bersama kita, dan di kala kita bahagia janganlah melupakan-Nya. Selalu bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan dan apa yang telah Allah berikan kepada kita.
Well,,, pelajaran apa yang kita dapat hari ini????
Friday, October 12, 2012
Entah bagian mana kisah ini yang harus diceritakan, karena setiap detik yang dilalui di sekolah itu yang biasa kami sebut "pondok" itu terasa indah bila dikenang kembali. Sekolah ini bukanlah sekolah elit dan mewah seperti di film-film, akan tetapi sekolah inilah yang telah membentuk karakter kami -para santri-.
8 tahun yang lalu merupakan awal mula aku menginjakkan kaki di pondok pesantren ini. aku ingat betul tanggal dan hari pertamaku di sekolah berasrama ini.Minggu, 18 Juli 2004. setamat SD aku memilih ponpes (pondok pesantren) yang terletak di jl. Manyar Sakti, HR. Subrantas Pekanbaru untuk tempatku melanjutkan pendidikanku. yap,, aku sangat bersemangat untuk masuk asrama, namun tak pernah terbayangkan bahwa aku akan menjadi santri karena aku hanya membayangkan hidup di asrama dengan banyaak teman.
Pondok Pesantren Darel Hikmah namanya. Bernaung di bawah yayasan Nur Iman Pekanbaru. Kunikmati minggu pertamaku di pondok, saat teman-teman banyak yang menangis ingin pulang karena kangen orang tua, aku malah biasa saja.Tapi, di minggu kedua, entah kenapa setiap kali menelpon ke rumah, mendengar suara orangtua, suaraku tercekat, sangat ingin menangis tiap mendengar suara orang rumah, akan tetapi aku malu untuk menangis karena kami menelpon melalui wartel (warung telpon) yang disediakan pondok untuk santri yang hanya dibuka sore dan malam hari, dan itu pun ada jadwal, tidak setiap waktu dapat ke wartel,karena jadwal satntri putra dan santri putri berbeda. oia, ada hal baru yang aku dapat di pondok ini. antara putra dan putri sangat di batasi.bahkan untuk berbicara dengan putra pun tidak dibolehkan bagi putri kecuali bagi yang mempunyai hubungan saudara dan itu pun harus di ruang penerimaan tamu.
Subuh sekali kami sudah dibangunkan oleh senior yang tergabung dalam organisasi santri yang biasa di panggil kakak OSDH. dan kebiasaanku adalah sering ketiduran pas sujud di sholat subuh, dengan rasa ngantuk yang luar biasa itu sangat nyaman dengan posisi sujud, maka saat orang sudah duduk tahiyat akhir aku baru tersadar dan segera duduk,,,,,xixixixi,,,, (maklum masih kecil).
Nah,, penyebab semua itu adalah sbb: 1. kami bangun pukul 04.00 langsung mandi dan ke masjid untuk sholat subuh berjamaah (pondok mewajibkan santri untuk sholat jamaah di masjid) 2. habis sholat subuh kami diwajibkan membaca al-qur`an sampai pukul 06.00) 3.pulang dari masjid kami menuju mat'am (rumah makan untuk sarapan) 4.Masuk sekolah pukul 07.30 dan keluar pukul 12.00) 5. lanjut ke masjid untuk sholat zhuhur berjamaah 6. pulang dari masjid lanjut lagi ke mat'am untuk makan siang dan ini biasanya mengantri, bagi para junior hari tabah kalo di salip seniornya pas lagi ngantri 7. pukul 13.45 mulai masuk sekolah siang keluar pukul 15.30 8. lanjut ke masjid sholat ashar berjamaah 9. nah jeda antara ashar dan magrib inilah digunakan sebagian santri untuk berekstrakurikuler (pramuka, pencak silat, drum band, basket, sepakbola dsb) 8. sholat magrib di masjid 9. ba'da magrib membaca alqur`an smpai isya dilanjutkan sholat isya nah pulang dari masjid ada waktu hingga pukul 22.00 untuk bercanda, bercerita, bergurau dan berkeliling (tentu saja masih di kawasan masing-masing) dan ada satu agenda yang aku lupa -menelpon orang tua di wartel setelah isya..pukul 22.00 semua santri harus memasuki kamar masing-masing untuk istirahat, dan begitulah seterusnya, hahaha... begitu tertib dan disiplinnya hidup di pondok ini, tak ada waktu yang disia-siakan di sini,
Semua yang kutuliskan di atas sangat terasa berat ketika dijalani dulu, akan tetapi sekarang sangat terasa manis untuk di kenang sekarang, sedih, senang, bahagia, lucu, semua ada di dalamnya. mungkin lain kali akan aku tuliskan dan ceritakan kepada teman-teman lagi. tenang masih ada banyak cerita dalam memoryku......
1 kalimat yang ingin kuucapkan dalam kesempatan ini "TERIMA KASIH PONDOKKU"
Friday, September 7, 2012
Postingan malam ini aku khusukan untuk menghibur sahabatku Risky Rahma Hidayah,
tererererengggg,,,,
semester 2 awal, aku mulai mengenal seorang teman dengan akun koprol @kiki_priskii yang dikenalkan oleh @fina_yukichan padaku. Mereka berdua adalah teman bertempat kuliah, dan bahkan kami teman sejurusan, hanya saja kami tidak mengenal satu sama lain. ops,,,Fina telah kukenal sejak awal masuk kuliah,hanya saja kami tidak begitu akrab, selama satu semester kami hanya say "hello" saat bertemu di kampus.
Koprol membuat kami sering berinteraksi, awalnya aku sering mention-mentionan dengan fina, sebagai sesama pecinta koprol dan teman sejurusan, fina mengenalkanku pada Kiki yang awalnya kupanggil Riski. Dan ternyata kami sekelas untuk semester 2 ini. Ya, Kamipun bertiga semakin akrab. Padahalkan baru kenal yak. Ya begitulah, kadang teman yang di dapat di dunia maya itu lebih mengerti kita, bener gak sih???haha,,,
Teman-teman kelas pun pada heran melihat keakraban kami, mereka percaya kalau kami sudah berteman dari kecil. Hihihihi,,, lucu juga sih,,,,,
Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan dan seterusnya, waktu terus berlari,ternyata sudah 2 semester kami sekelas, karena sekarang kami sudah semester 3......
Selasa, 3 Januari 2012
Pagi ini kami kuliah di gedung Puskom universitas, selama perkuliahan Kiki dan aku mengobrol menyusun agenda kami untuk siang ini,,,haha,, pertengahan semester dua Kiki dan Aku sudah menjadi teman dekat, kami memiliki banyak hobi yang sama, makanya gak heran donk kalau kami sering kesana kemari berdua, dan satu lagi yang paling membuat kami sama , kami berdua sama-sama tidak hobi pacaran,, haha (eiits,,,tapi kami masih normal lho!!!)
Perkuliahan telah berakhir sekitar pukul 11.15 WIB , kami bergegas ke parkiran untuk mengambil motor masing-masing, siang ini kami akan beristirahat sebentar di kos Kiki sambil menunggu perkuliahan berikutnya. Aku dan motorku melaju duluan dan Kiki menyusul pula di belakang dengan Reki (motornya). Belum jauh dari Gedung Puskom, Bruuuuukkkk!!!! kutolehkan kepala ke belakang aisshhhh,,,, ternyata Kiki tergeletak di aspal dengan posisi kaki terhimpit motor. Dia jatuh saat membelok ke arah Gedung Islamic Centre, sepertinya disebabkan oleh pasir-pasir yang sangat banyak berserakan di aspal karna tercecer dari bak truk untuk pembangunan salah satu gedung di universitas. Untungnya seorang bapak menolongnya saat jatuh dan mengantarkan ke kosnya, setibanya di kos, dia masih nangis kesakitan, gak ada luka sih, tapi sepertinya ada tulang dalam yang terluka, dan bapak yang mengantarkannya tadi berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit,,,,, Jreeeng jrenggg,,,, kepanjangan juga yah diceritain semuanya, singkat cerita, Kiki sudah ditangani oleh dokter di salah satu rumah sakit di Pekanbaru, dan kakinya harus di gips, hal ini sempat membuatku tertawa, karena kakinya terlihat lucu memakai kain pembalut kaki yang membuat kakinya seperti mummy,,,singkatnya lagi keesokan harinya Kiki diangkut (jiahh diaangkut) ke kota asalnya oleh keluarganya biar mendapatkan perawatan intensif (ceileee),,,,Dari sinilah cuti kuliah Kiki bermula,,,, Dan mulai dari sini pula aku ngerasa kehilangan partner untuk melancong dan bepetualang.hiksssss,,,, tak ada sefleksibel Kiki.
1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dst Kiki belum juga hadir ditengah-tengah kami (terharu),
Saptember 2012,
Memasuki semester 5, itu artinya Kiki akan kembali kuliah bersama kami, udah ga sabar jumpa dia mau ngajakin berpetualang lagi, tapi tiba-tiba ada kabar yang bikin kaget ,,,,, gedebugg,,,, Kiki bakalan pindah ke Batam,,, seketika aku shock (lebay dikit bolehlah ya),,,,
jiahhh,, padahal udah lama nungguin kedatangan dia, eh ternyata pindah mendadak,,,syedih syedih,,syedih,,,,
pokoknya Kiki itu baeeekkk,,, heboohhh, ceriaaaa dan sinis sm orang yang baru dikenalnya #eh piece Kiki,,,,
Udah segitu aja ^_*
Buat Kiki jangan ceteles lagi yak,,,, Aku yakin ko mampu ngelewatin semua ini, jangan lupa banyak-banyak doa, Ora et labora deh,,,, Semangat yak buat Kiki kesuksesan menunggu dibalik semua kesusahan ini........
wassalam
tererererengggg,,,,
semester 2 awal, aku mulai mengenal seorang teman dengan akun koprol @kiki_priskii yang dikenalkan oleh @fina_yukichan padaku. Mereka berdua adalah teman bertempat kuliah, dan bahkan kami teman sejurusan, hanya saja kami tidak mengenal satu sama lain. ops,,,Fina telah kukenal sejak awal masuk kuliah,hanya saja kami tidak begitu akrab, selama satu semester kami hanya say "hello" saat bertemu di kampus.
Koprol membuat kami sering berinteraksi, awalnya aku sering mention-mentionan dengan fina, sebagai sesama pecinta koprol dan teman sejurusan, fina mengenalkanku pada Kiki yang awalnya kupanggil Riski. Dan ternyata kami sekelas untuk semester 2 ini. Ya, Kamipun bertiga semakin akrab. Padahalkan baru kenal yak. Ya begitulah, kadang teman yang di dapat di dunia maya itu lebih mengerti kita, bener gak sih???haha,,,
Teman-teman kelas pun pada heran melihat keakraban kami, mereka percaya kalau kami sudah berteman dari kecil. Hihihihi,,, lucu juga sih,,,,,
Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan dan seterusnya, waktu terus berlari,ternyata sudah 2 semester kami sekelas, karena sekarang kami sudah semester 3......
Selasa, 3 Januari 2012
Pagi ini kami kuliah di gedung Puskom universitas, selama perkuliahan Kiki dan aku mengobrol menyusun agenda kami untuk siang ini,,,haha,, pertengahan semester dua Kiki dan Aku sudah menjadi teman dekat, kami memiliki banyak hobi yang sama, makanya gak heran donk kalau kami sering kesana kemari berdua, dan satu lagi yang paling membuat kami sama , kami berdua sama-sama tidak hobi pacaran,, haha (eiits,,,tapi kami masih normal lho!!!)
Perkuliahan telah berakhir sekitar pukul 11.15 WIB , kami bergegas ke parkiran untuk mengambil motor masing-masing, siang ini kami akan beristirahat sebentar di kos Kiki sambil menunggu perkuliahan berikutnya. Aku dan motorku melaju duluan dan Kiki menyusul pula di belakang dengan Reki (motornya). Belum jauh dari Gedung Puskom, Bruuuuukkkk!!!! kutolehkan kepala ke belakang aisshhhh,,,, ternyata Kiki tergeletak di aspal dengan posisi kaki terhimpit motor. Dia jatuh saat membelok ke arah Gedung Islamic Centre, sepertinya disebabkan oleh pasir-pasir yang sangat banyak berserakan di aspal karna tercecer dari bak truk untuk pembangunan salah satu gedung di universitas. Untungnya seorang bapak menolongnya saat jatuh dan mengantarkan ke kosnya, setibanya di kos, dia masih nangis kesakitan, gak ada luka sih, tapi sepertinya ada tulang dalam yang terluka, dan bapak yang mengantarkannya tadi berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit,,,,, Jreeeng jrenggg,,,, kepanjangan juga yah diceritain semuanya, singkat cerita, Kiki sudah ditangani oleh dokter di salah satu rumah sakit di Pekanbaru, dan kakinya harus di gips, hal ini sempat membuatku tertawa, karena kakinya terlihat lucu memakai kain pembalut kaki yang membuat kakinya seperti mummy,,,singkatnya lagi keesokan harinya Kiki diangkut (jiahh diaangkut) ke kota asalnya oleh keluarganya biar mendapatkan perawatan intensif (ceileee),,,,Dari sinilah cuti kuliah Kiki bermula,,,, Dan mulai dari sini pula aku ngerasa kehilangan partner untuk melancong dan bepetualang.hiksssss,,,, tak ada sefleksibel Kiki.
1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dst Kiki belum juga hadir ditengah-tengah kami (terharu),
Saptember 2012,
Memasuki semester 5, itu artinya Kiki akan kembali kuliah bersama kami, udah ga sabar jumpa dia mau ngajakin berpetualang lagi, tapi tiba-tiba ada kabar yang bikin kaget ,,,,, gedebugg,,,, Kiki bakalan pindah ke Batam,,, seketika aku shock (lebay dikit bolehlah ya),,,,
jiahhh,, padahal udah lama nungguin kedatangan dia, eh ternyata pindah mendadak,,,syedih syedih,,syedih,,,,
pokoknya Kiki itu baeeekkk,,, heboohhh, ceriaaaa dan sinis sm orang yang baru dikenalnya #eh piece Kiki,,,,
Udah segitu aja ^_*
Buat Kiki jangan ceteles lagi yak,,,, Aku yakin ko mampu ngelewatin semua ini, jangan lupa banyak-banyak doa, Ora et labora deh,,,, Semangat yak buat Kiki kesuksesan menunggu dibalik semua kesusahan ini........
wassalam
Wednesday, September 5, 2012
Rabu, 25 Januari 2012 (07:24 WIB)
tadaaaaa!!!!
inilah proyek liburan kami (aku dan V**y/sepupuku),,,,dan ini menjadi liburan pertama kali kami dilepas ortu untuk pergi berdua aja,yeah!!!senang banget rasanya,
dan pgi ini dengan gaya yang sangat kece, kami pun siap berangkat menuju Pulau Bintan Kepulauan Riau. Tiket sudah dipesan 1 hari yg lalu sdah d tangan, tpi ternyata trjadi kesalahpahaman saat pembeliaan tiket kemarin,dan dengan terpaksa kami memasuki bus yang akan mengantarkan kami ke pelabuhan Buton, ya, perjalanan akan kami tempuh melalui jalur laut dan itu artinya ini adalah perjalanan panjang dengan kapal "Dumai Express".
bus pun mulai berjalan, dan aku mulai mengeluarkan diary yg sengaja kubawa, kutulis semua omelanku pagi ini dalam tulisan. sepotong kalimat di diary yang ku ingat "... Dan sekarang sudah berada di bus nan busuk dan dipenuhi asap rokok,,,Arrgggh mimpi apa aku semalam,,jiahh,,kampr*ta!" omelan ini terjadi karena pada awalnya niat kami membeli tiket dengan travel menuju pelabuhan, karena kelalaian penjual tiket, kami harus berlama-lama di bus ini, perjalanan terasa lama dengan bus yg telah reot ini, coba travel, ada ac-nya dan nyaman lagi, tapi ya sudahlah, ku ajak hati untuk berdamai menikmati pembukaan liburan ini.
pukul 12.15 WIB kami tiba di Pelabuhan Buton, masih dalam keadaan bingung ntah kemana kaki akan dilangkahkan, kami ikuti penumpang bus tadi yang tujuannya sudah pasti sama dengan kami.
tap tap,,, kami sudah menginjakkan kaki di kapal "Dumai Express", semua mata tertuju pada kami dengan gaya kece (pake kacamata bingkai gede ala Dochi ), kulihat semua kursi penumpang telah terisi, omaigad, kirain sudah disediakan kursi untuk kami, ternyata penumpang yangdatang lebih awal bakalan dapat tempat yang mereka inginkan, lalu??? harus duduk di mana kami?, kubuka kacamata gede ini yang kurasa sangat mengganggu penglihatanku mencari kursi yang kosong, sampai akhirnya "Toreeeettt" itu tandanya kapal akan berangkat, salah seorang awak kapal ini menyediakan kami kursi plastik sebagai kursi cadangan, olalalala,,, kursi ini tidak seempuk kursi mereka, penumpang lainnya, dan ini hanya kursi plastik tanpa sandaran, amboiii,,, irinya hati ini,,,sebagian besar penumpang ini orang Cina dari Pekanbaru pulang ke Selat Panjang.Dan tepat di deretan kursi di depanku, remaja Cina itu ketawa ketiwi ngakak-ngakak bareng temennya, hoahhh bikin hati smakin panas.
setelah 2 jam perjalanan, kapal menepi ke dermaga pelabuhan Selat Panjang dan itu akhirnya penderitaan untuk duduk di bangku cadangan ini akan berakhir,,,
alhamdulillah, akhirnya bisa merebahkan tubuh di kursi empuk ini,,, akakaka,,,, perjalanan di lanjutkan, bertubi-tubi telpon dari anggota keluarga menanyakan keadaan kami,,, (maklum, pengalaman pertama). beberapa kali kapal merapat menuurunkan penumpang di pelabuhan-pelabuhan yang kuingat cm Selat Panjang dan Tanjung Balai Karimun,, xixixi,,,, akhirnya tiba Di Batam pukul 18.25 WIB. kami mencoba menghubungi saudara yang akan menjemput kami di pelabuhan Sekupang, Batam, dan kami diberitahu bahwa kami harus menginap di Batam malam ini, karena Kapal terakhir ke Tanjung Pinang pukul terakhir 17.00 WIB. dan Kami pasrah,, hahaha,,,oia, satu hal yang sangat bikin tengsin itu waktu keluar dari kapal kami si sapa abang yang satu bus dengan kami dari Pekanbaru dan satu kapal juga sampai ke Batam "mana kacamatanya dek? kok ga dipake?" ih, sumpah maluuuuu...ah gpplah, kan cuma sekali ini jumpanya.
Keesokan paginya (26/01/2012) kami diantar menuju pelabuhan Punggur, Batam , pelabuhan ini cukup jauh dari rumah saudara kami ini, butuh waktu setengah jam perjalanan,yah ada kesempatan menikmati kota Batam di pagi hari,,, yah Batam kota yang indah, reliefnya yang berbukit-bukit menambah pesona kota ini, taraaa,, sampai di pelabuhan kami segera membeli tiket kapal menuju Tanjung Pinang. setelah tiket di tangan, kami dilepas begitu saja oleh saudara kami ini, dengan terburu-buru aku dan v*** berlari menarik travel bag kami masing-masing menuju kapa,,,, tuuuuuutttt,,,, kapal menjauhi dermaga,,, Oh Gosh!!! kami ditinggal kapal, padahal udah kayak di pelem2 tuh lari-lari dorong travel bag. kecewa berat, panik, bingung semua nyampur,mau diapain tiket ini? muncul inisiatif untuk bertanya karena malas bertanya sesat di jalan kan? ternyata menggunakan kapal lain bisa menggunakan tiket ini, hanya saja kami harus nambah Rp 20.000,- lagi untuk mengganti tiket, dan kami coba, ternyata berhasil.
kami memasuki kapal dan siap membawa kami menuju tujuan kami pulau Bintan, Tanjung Pinang, perjalanan kami lalui selama 50 menit, ternyata jauh juga, saat kapal diterpa angin, kapal agak bergerak seakan oleng-oleng, kami tetap santai dan sesekali kami ngakak karena olengnya kapal, dan ternyata ini yang ditakutkan kebanyakan orang, tidak untuk kami yang polos ini yang tidak merasa dalam keadaan bahaya,,,hahaha,,, akhirnya Kota Tanjung Pinang semakin jelas terlihat,, dan akhirnyaa sampai juga di kota tujuan kami ini, dan kami pun dijemput oleh kakakku dan abang iparku ,,,,,, Welcome Tanjung Pinang!!!!!!!!!!!
tadaaaaa!!!!
inilah proyek liburan kami (aku dan V**y/sepupuku),,,,dan ini menjadi liburan pertama kali kami dilepas ortu untuk pergi berdua aja,yeah!!!senang banget rasanya,
dan pgi ini dengan gaya yang sangat kece, kami pun siap berangkat menuju Pulau Bintan Kepulauan Riau. Tiket sudah dipesan 1 hari yg lalu sdah d tangan, tpi ternyata trjadi kesalahpahaman saat pembeliaan tiket kemarin,dan dengan terpaksa kami memasuki bus yang akan mengantarkan kami ke pelabuhan Buton, ya, perjalanan akan kami tempuh melalui jalur laut dan itu artinya ini adalah perjalanan panjang dengan kapal "Dumai Express".
bus pun mulai berjalan, dan aku mulai mengeluarkan diary yg sengaja kubawa, kutulis semua omelanku pagi ini dalam tulisan. sepotong kalimat di diary yang ku ingat "... Dan sekarang sudah berada di bus nan busuk dan dipenuhi asap rokok,,,Arrgggh mimpi apa aku semalam,,jiahh,,kampr*ta!" omelan ini terjadi karena pada awalnya niat kami membeli tiket dengan travel menuju pelabuhan, karena kelalaian penjual tiket, kami harus berlama-lama di bus ini, perjalanan terasa lama dengan bus yg telah reot ini, coba travel, ada ac-nya dan nyaman lagi, tapi ya sudahlah, ku ajak hati untuk berdamai menikmati pembukaan liburan ini.
pukul 12.15 WIB kami tiba di Pelabuhan Buton, masih dalam keadaan bingung ntah kemana kaki akan dilangkahkan, kami ikuti penumpang bus tadi yang tujuannya sudah pasti sama dengan kami.
tap tap,,, kami sudah menginjakkan kaki di kapal "Dumai Express", semua mata tertuju pada kami dengan gaya kece (pake kacamata bingkai gede ala Dochi ), kulihat semua kursi penumpang telah terisi, omaigad, kirain sudah disediakan kursi untuk kami, ternyata penumpang yangdatang lebih awal bakalan dapat tempat yang mereka inginkan, lalu??? harus duduk di mana kami?, kubuka kacamata gede ini yang kurasa sangat mengganggu penglihatanku mencari kursi yang kosong, sampai akhirnya "Toreeeettt" itu tandanya kapal akan berangkat, salah seorang awak kapal ini menyediakan kami kursi plastik sebagai kursi cadangan, olalalala,,, kursi ini tidak seempuk kursi mereka, penumpang lainnya, dan ini hanya kursi plastik tanpa sandaran, amboiii,,, irinya hati ini,,,sebagian besar penumpang ini orang Cina dari Pekanbaru pulang ke Selat Panjang.Dan tepat di deretan kursi di depanku, remaja Cina itu ketawa ketiwi ngakak-ngakak bareng temennya, hoahhh bikin hati smakin panas.
setelah 2 jam perjalanan, kapal menepi ke dermaga pelabuhan Selat Panjang dan itu akhirnya penderitaan untuk duduk di bangku cadangan ini akan berakhir,,,
alhamdulillah, akhirnya bisa merebahkan tubuh di kursi empuk ini,,, akakaka,,,, perjalanan di lanjutkan, bertubi-tubi telpon dari anggota keluarga menanyakan keadaan kami,,, (maklum, pengalaman pertama). beberapa kali kapal merapat menuurunkan penumpang di pelabuhan-pelabuhan yang kuingat cm Selat Panjang dan Tanjung Balai Karimun,, xixixi,,,, akhirnya tiba Di Batam pukul 18.25 WIB. kami mencoba menghubungi saudara yang akan menjemput kami di pelabuhan Sekupang, Batam, dan kami diberitahu bahwa kami harus menginap di Batam malam ini, karena Kapal terakhir ke Tanjung Pinang pukul terakhir 17.00 WIB. dan Kami pasrah,, hahaha,,,oia, satu hal yang sangat bikin tengsin itu waktu keluar dari kapal kami si sapa abang yang satu bus dengan kami dari Pekanbaru dan satu kapal juga sampai ke Batam "mana kacamatanya dek? kok ga dipake?" ih, sumpah maluuuuu...ah gpplah, kan cuma sekali ini jumpanya.
Keesokan paginya (26/01/2012) kami diantar menuju pelabuhan Punggur, Batam , pelabuhan ini cukup jauh dari rumah saudara kami ini, butuh waktu setengah jam perjalanan,yah ada kesempatan menikmati kota Batam di pagi hari,,, yah Batam kota yang indah, reliefnya yang berbukit-bukit menambah pesona kota ini, taraaa,, sampai di pelabuhan kami segera membeli tiket kapal menuju Tanjung Pinang. setelah tiket di tangan, kami dilepas begitu saja oleh saudara kami ini, dengan terburu-buru aku dan v*** berlari menarik travel bag kami masing-masing menuju kapa,,,, tuuuuuutttt,,,, kapal menjauhi dermaga,,, Oh Gosh!!! kami ditinggal kapal, padahal udah kayak di pelem2 tuh lari-lari dorong travel bag. kecewa berat, panik, bingung semua nyampur,mau diapain tiket ini? muncul inisiatif untuk bertanya karena malas bertanya sesat di jalan kan? ternyata menggunakan kapal lain bisa menggunakan tiket ini, hanya saja kami harus nambah Rp 20.000,- lagi untuk mengganti tiket, dan kami coba, ternyata berhasil.
kami memasuki kapal dan siap membawa kami menuju tujuan kami pulau Bintan, Tanjung Pinang, perjalanan kami lalui selama 50 menit, ternyata jauh juga, saat kapal diterpa angin, kapal agak bergerak seakan oleng-oleng, kami tetap santai dan sesekali kami ngakak karena olengnya kapal, dan ternyata ini yang ditakutkan kebanyakan orang, tidak untuk kami yang polos ini yang tidak merasa dalam keadaan bahaya,,,hahaha,,, akhirnya Kota Tanjung Pinang semakin jelas terlihat,, dan akhirnyaa sampai juga di kota tujuan kami ini, dan kami pun dijemput oleh kakakku dan abang iparku ,,,,,, Welcome Tanjung Pinang!!!!!!!!!!!
Tuesday, September 4, 2012
untuk satu bintang yang pernah bersinar,,,
untuk satu bintang yang pernah berpijar,,,
menatap sejenak pada alunan indah cahayamu,,,seketika itu pula beribu pertanyaan menghujani pikiranku, kau kah Andromeda? Kau kah Orion? atau kau kah Vega? ahhh,,, lelah ku menerka, tak peduli kau apa, yang ku tau kau adalah satu bintang!
masih tetap terpaku pada satu bintang itu, yaitu kau!
semalaman panjang menikmati kehadiran cahayamu, hingga senyuman manis di bibir rembulan tak kuacuhkan sedikitpun,
tertidur dalam pengawasan matamu yang terang wahai bintang,
hingga pagi datang dengan semburat mentari, ku terbangun dan kutemukan kau tak bersinar lagi,
kau mulai meredup, dan bintangku sirna!
mana bintangku?apa bintangku kalah berperang dengan matahari? apa bintangku kalah terang?
kutundukkan kepala bersama terbenamnya sang mentari, mencoba tuk mencari dimana bintangku disembunyikan? apa benar kau disembunyikan wahai bintang?entahlah,
ketika malam tiba, kucoba tuk menemukanmu di lautan awan hitam, apa yang ku temukan? gelap, tiada sedikitpun cahaya, telah memudar, tak lagi indah dan tak lagi bersinar,
namun satu pengharapan terlahir, semoga esok malam , lusa dan seterusnya kau kembali bersinar, tetaplah menjadi bintang yang kukenal, indah dan bersinar cerah jika kelak kulihat lagi kau di sudut langit malam.
untuk satu bintang yang pernah berpijar,,,
menatap sejenak pada alunan indah cahayamu,,,seketika itu pula beribu pertanyaan menghujani pikiranku, kau kah Andromeda? Kau kah Orion? atau kau kah Vega? ahhh,,, lelah ku menerka, tak peduli kau apa, yang ku tau kau adalah satu bintang!
masih tetap terpaku pada satu bintang itu, yaitu kau!
semalaman panjang menikmati kehadiran cahayamu, hingga senyuman manis di bibir rembulan tak kuacuhkan sedikitpun,
tertidur dalam pengawasan matamu yang terang wahai bintang,
hingga pagi datang dengan semburat mentari, ku terbangun dan kutemukan kau tak bersinar lagi,
kau mulai meredup, dan bintangku sirna!
mana bintangku?apa bintangku kalah berperang dengan matahari? apa bintangku kalah terang?
kutundukkan kepala bersama terbenamnya sang mentari, mencoba tuk mencari dimana bintangku disembunyikan? apa benar kau disembunyikan wahai bintang?entahlah,
ketika malam tiba, kucoba tuk menemukanmu di lautan awan hitam, apa yang ku temukan? gelap, tiada sedikitpun cahaya, telah memudar, tak lagi indah dan tak lagi bersinar,
namun satu pengharapan terlahir, semoga esok malam , lusa dan seterusnya kau kembali bersinar, tetaplah menjadi bintang yang kukenal, indah dan bersinar cerah jika kelak kulihat lagi kau di sudut langit malam.

